KHAZANAH

Sang Bayi Berdamai Dengan Sang Malaikat Penjaga

MAGAZINE INDONESIA || themagnesianews.com – Tepat pada tanggal 22 Januari akan terlahir seorang bayi ke dunia .
Sebelum bayi itu terlahir, Sang Pencipta bertanya kepada bayi tersebut.

Sang Pencipta : ” Mengapa kamu tidak mau untuk keluar dari sini? Sehingga orang yg selama ini mengandung mu merasakan kesakitan ? “.

Sang bayi : ” Aku tidak ingin keluar dari sini, disini sunyi, sepi, tenang seperti surga. Aku takut untuk tinggal di dunia, aku begitu kecil dan lemah “.

Sang Pencipta : ” Tenang , nak kamu akan selalu di lindungi oleh malaikat cantik bak bidadari yg baik dan lemah lembut “.

Sang bayi : ” Siapa itu? Aku tak mengenalnya, bahkan apa alasan dia akan baik terhadap ku? Siapa aku? Siapa dia? “.
Sang pencipta : ” Dia adalah sesosok bidadari yang sangat cantik, baik, bahkan sebelum melihatmu dia sudah sangat mencintaimu nak, dia yg akan menjaga dan melindungimu selama di dunia. Dia yang akan terus membesarkanmu hingga menjadi manusia yg berguna “.
Bayi itu semakin bertambah heran, dengan jawaban Sang Pencipta tersebut.


Sang Pencipta : ” Dia itu siapa? Dia itu ibu mu yang 9 bulan menjagamu di alam rahim, kemana – mana dia selalu membawamu dengan hati – hati “.

Jawaban yang membuatnya semakin bingung.

Sang bayi : ” Tapi Tuhan, dia sangat jahat, dia sering menyalahkan ku saat aku ingin berbaring di dalam perutnya , saat aku mainkan kantung kemihnya untuk bantal saat aku tertidur di dalam perutnya, aku sering dijadikan keluhannya setiap dia merasa lelah dan letih disetiap harinya. Nah, sekarang kok Engkau mengatakan dia sosok bidadari yg baik dan lemah lembut? “.
Sang pencipta : ” Nak, ibumu tidak mengeluh, tidak jahat bahkan dia sangat sayang sekali kepadamu bahkan dia sekarang merasakan kesakitan ketika kamu akan terlahir ke dunia dia tidak marah , bahkan dia tidak terlepas dengan doa – doanya agar kau terlahir dengan selamat. Percayalah dia malaikat yg akan menjaga selama kau hidup di dunia “.
” Jadilah anak yg baik serta patuh kepada malaikat penjagamu nanti. Karena, ibumu sudah berjuang 9 bulan menjagamu di alam rahim , bahkan akan menjagamu selama kau ada di dunia “.

Lalu tak lama bayi itu pun terlahir ke dunia, dengan suara tangisnya yangg kencang sekali, bak dia menyesal telah mengatakan ibunya sebagai orang yang jahat selama dia dalam kandungan. Ternyata begitu besar perjuangan ibunya saat melahirkanya, dengan mempertaruhan nyawanya, tak pernah menyerah.
Akhirnya Sang bayi dapat berdamai dengan malaikat penjaganya. (Yeni).

Editing : Redaktur

Visits: 3

Bagikan Link :