HUKUM DAN KRIMINAL

Terpidana Mati Asal China Kabur Dari Tahanan Lapas Tangerang

MAGAZINE INDONESIA||themagnesianews.com Jakarta – Seorang narapidana yang divonis hukuman mati Cai Changpan alias Cai Ji Fan berhasil kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Tangerang, Banten pada Senin (14/09/2020). Bandar narkoba asal negara China tersebut kabur dengan membuat lubang dari kamarnya dan tembus ke gorong-gorong saluran air.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pria yang divonis mati sejak 2017 lalu, memanfaatkan kelengahan petugas yang tak pernah mengontrol ruang tahanan. Berdasarkan data yang didapat, bandar narkotika tersebut kabur dengan cara menggali lubang dari kamar tahanannya. Hal itu pastinya butuh proses lama karena lubang yang dibuatnya itu langsung tembus ke saluran air yang ada dibelakang lapas.

Dengan proses pembuatan lubang itu, diduga kuat ada keterlibatan oknum sipir yang membantu memberikan alat. Terlebih lubang yang dibuatnya itu langsung mengarah ke gorong-gorong yang pastinya hanya orang tertentu yang tahu kondisi tersebut.
Saluran air pun terlihat seperti dibendung agar air di saluran tidak mengalir dengan semestinya. Hal itu disinyalir sebagai penyebab proses kaburnya Cai Changpan dari dalam ruang tahanan dapat dengan mudah dilakukan.

Selain membantu membuat lubang untuk kabur diduga ada keterlibatan oknum orang lapas sendiri dalam proses pelarian tahanannya. Cai Changpan yang merupakan WN China itu dapat dipastikan tidak paham dengan kondisi Jakarta dan harus lari kemana. Polisi pun harus mengusut tuntas dengan memeriksa siapa saja sipir yang bertugas.

Saat dikonfirmasi Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumhan, Rika Aprianti menjelaskan, petugas hingga kini masih menyelidiki kasus itu.
“Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan investigasi oleh tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Inspektorat Jenderal Kemenkumham, dan Kamwil Kemenkumham Banten”, ujar Rika saat dikonfirmasi Jumat (18/09/2020).

Berbeda dengan Kapolres Kota Tangerang Kombes Sugeng Harianto saat dikonfirmasi hal itu beliau mengaku sangat kaget. Dirinya mengaku sama sekali belum menerima laporan secara langsung terkait hal tersebut. “Sampai sekarang saya belum tahu, saya juga belum menerima laporan”, ungkap Sugeng kepada awak media.(Red MG)

Sumber: Republika.co.id

Visits: 31

Bagikan Link :