BERITA

Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Di Pesisir Pantai Teluk Naga Dalam Keadaan Sudah Tidak Bernyawa

MAGAZINE INDONESIA || themagnesianews.com – Jakarta – Tim SAR gabungan akhirnya temukan seorang pemancing yang hilang di Perairan Teluk Jakarta pada selasa (23/6) siang sekitar pukul 11.45 WIB. Korban yang bernama Darsun (42) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada radius 4,7 NM (NauticaMiles) dari lokasi kejadian tepatnya di pesisir Pantai Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Berkat sinergitas tim SAR gabungan yang sudah secara maksimal melakukan upaya pencarian akhirnya korban kita temukan siang ini kemudian langsung dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Tangerang dalam keadaan meninggal dunia “, ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

Beliau juga mengucapkan turut berbelasungkawa terhadap korban atas kejadian yang menimpa diri korban dan dia berharap agar seluruh pengguna alat transportasi laut untuk tetap memperhatikan prosedur keselamatan apabila sedang berlayar misalnya selalu menggunakan atau membawa life jacket.

Hendra menambahkan bahwa tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Ditpolair Polda Metro Jaya, Polsek Teluk Naga, Babinsa Teluk Naga, Kecamatan Teluk Naga, SAR MTA dan nelayan setempat telah melakukan upaya pencarian dengan penyisiran baik melalui jalur laut maupun pesisir pantai yang dicurigai adanya tanda-tanda korban dari mulai hari pertama pencarian hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga ini.

Darsun (42) merupakan salah satu dari penumpang kapal kayu yang tenggelam akibat mengalami kebocoran di Perairan Teluk Jakarta tepatnya 1 NM dari Pulau Anyer pada minggu (21/6).

Kapal kayu tersebut berangkat dari dermaga Kali Adem menuju Pulau Anyer untuk melakukan kegiatan memancing dengan Passenger On Board (POB) berjumlah 5 (lima) orang. Empat orang diantaranya berhasil diselamatkan oleh Nelayan setempat dan Ditpolair Polda Metro Jaya adalah Alex (35), Edom (50), Hendra (35) dan Riyanto (42). Dengan ditemukan korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh personil kembali ke kesatuannya masing-masing. (AdhyS/Red MG)

Sumber : Humas Kantor Pencarian Dan Pertolongan Jakarta

Hits: 19

Bagikan Link :