Memo H :Jadikan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan Sebagai Momentum Kebangkitan di Masa Pendemi

MAGAZINE INDONESIA/ JABAR – Bulan Oktober dan November dijadikan bangsa Indonesia untuk memperingati hari sumpah pemuda dan hari pahlawan, mengingat sejarah bangsa Indonesia ke belakang 2 momen ini patut di peringati mengingat peranan penting sumpah pemuda dalam proses perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia lalu dilanjutkan oleh perlawanan Surabaya pada tanggal 10 november 1945 sebagai tindak lanjut mempertahankan kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Menarik makna serta pelajaran yang berharga dimasa lalu sudah menjadi kewajiban anak bangsa dalam menjalani kehidupan bernegara, sebagaimana kita ketahui bersama dunia kembali terpuruk dengan masih mewabahnya virus Covid-19 delta, Negara pun keluarkan kebijakan PPKM di Jawa dan Bali dengan berbagai level disesuaikan oleh kondisi wabah di setiap daerahnya. Dan menjelang akhir Oktober kondisi wabah ini semakin menurun.

“ moment sumpah pemuda serta hari pahlawan ini, harus kita hayati sebagai semangat membangun kembali ekonomi jawa barat dalam kondisi COVID – 19 ini “ ucap Ketua Fraksi PDI-P DPRD JAWA BARAT, dalam dialognya beliau juga turut menyampaikan mengenai kesadaran kolektif dalam membangun negeri harus kita miliki sebagaimana 2 momentum sejarah yang lalu,

semangat hari sumpah pemuda dan hari pahlawan memberikan kita pembelajaran bahwa kesadaran bersama dalam membangun negeri haruslah jadi komitmen kita semua dalam menghadapi setiap persoalan bangsa” tambahnya.

Mengingat seluruh sejarah pergerakan bangsa memanglah menjadi suatu kewajiban anak negeri, tanpa memahami sejarah panjang berdirinya bangsa ini mustahil esok lusa bangsa ini dapat dijaga keutuhan serta kedaulatanya.

Sebagaimana tokoh proklamasi kita Bung Karno sampaikan JAS MERAH ! (Jangan sekali-kali melupakan sejarah) menjadi cambuk untuk menyongsong kemajuan Negara. Kekuatan kesadaran bersama ditengah wabah untuk membangun perekonomian bangsa diperlukan, kerja stakeholder pemerintah dalam menangani wabah perlu didukung oleh seluruh element masyarakat, sehingga kerja pemerintah menjadi ringan.

(Red MG / Ly)

Bagikan Link :